RSS

Cinta Beda Agama

16 Aug

Hi Winners..

This time, I wanna try to discuss about a complex issue. Of course based on my point of view. Yup, salah satu topik yang gak ada matinya untuk diperbincangkan: Jodoh. Ada dua pepatah sakral dalam hal percintaan, yaitu “Jodoh ditangan Tuhan” dan “Kalau jodoh tidak akan kemana”. Tapi sayangnya, di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, GPS sekalipun tidak dapat menunjukan lokasi keberadaan jodoh kita masing-masing. So, it will always be a mystery.

Misteri dalam hal ini memiliki banyak makna, seperti misteri kapan kita akan bertemu jodoh kita, dimana lokasinya, bagaimana kejadiannya, serta seperti apa rupa dan latar belakang jodoh kita tersebut. Lalu, bagaimana jika jodoh kita itu adalah orang yang menganut kepercayaan yang berbeda dengan kita? Bagaimana jika Tuhan lah yang menakdirkan kita untuk berjodoh dengan orang yang agamanya berbeda dari kita?

Well, I’m not intend to answer that question. I just want to share my simple opinion. Gw memandang cinta beda agama sebagai salah satu ujian yang di berikan oleh Tuhan. Layaknya sekolah, dimana ada ulangan harian dan ujian nasional. Dalam hidup di dunia pun ada yang namanya cobaan kecil dan cobaan berat. Kita pasti memiliki “ujian nasional” kita masing-masing. Menurut gw, sepasang kekasih yang saling mencintai dengan tulus, tetapi terhalang oleh perbedaan agama, berarti mereka mendapatkan ujian nasional dengan kode soal A. Dimana ujian mereka adalah jodoh mereka sendiri. Ada beberapa kode soal lainnya dalam ujian nasional tersebut, misalnya kode soal B, C, D, E dan seterusnya. Kode soal B adalah ujian bagi umat yang tidak diberikan kesempatan untuk memiliki keturunan (anak kandung). Kode soal C adalah ujian bagi umat yang harus ditinggal pergi lebih cepat oleh orang-orang tercintanya (yatim-piatu). Kode soal D adalah ujian bagi umat yang tidak diberikan harta duniawi (miskin) atau sebaliknya, diberikan harta yang luar biasa melimpah. Kode soal E adalah ujian bagi umat yang terlahir tidak sempurna, misalnya buta, tuli, tidak punya tangan atau kaki, dan sebagainya. Yang jelas, Tuhan memiliki banyak stock kode-kode soal untuk ujian nasional tersebut.

Bagi kalian yang pernah atau sedang mengalami cinta beda agama, mungkin akan terlintas sebuah pertanyaan mendasar yang ingin sekali kalian ketahui jawabannya. Ya, pertanyaan “Lantas, mengapa aku harus mendapatkan kode soal A untuk ujian nasionalku?”.

Berbeda dengan ujian nasional yang sebenarnya saat kita sekolah, dimana kode soal dibuat agar peserta ujian tidak saling mencontek satu sama lain, dalam “ujian nasional” versi ini, kode soal yang kita dapatkan telah disesuaikan dengan kemampuan kita. Tuhan tau yang terbaik untuk kita, karna Tuhan tau batas kekuatan kita. Sehingga Tuhan tidak mungkin melakukan kesalahan saat menyeleksi kode soal mana yang layak kita dapatkan.

Masalah bisa tidaknya, selesai tidaknya, bahkan lulus tidaknya kita pada ujian nasional ini tergantung pada diri kita masing-masing. Tetapi, ada satu hal mutlak yang dapat mempermudah dan memperlancar kita dalam menjalani ujian nasional tersebut, yaitu DOA.

Doaku adalah, kode soal manapun yang aku dapatkan, semoga aku bisa lulus dengan predikat cumlaude. Amin. :)

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on August 16, 2011 in Romance

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: